8 Tujuan
Ekonomi Pembangunan Negara
bidang ekonomi, khususnya di negara-negara berkembang dan
terbelakang. Sebagaimana diketahui, pembangunan di negara berkembang
membutuhkan perhatian tersendiri karena banyak sekali tantangan yang dihadapi.
Tantangan yang harus dihadapi bagi negara berkembang antara lain tingkat
pertumbuhan penduduk yang tinggi, tingkat pengangguran yang tinggi sementara
lapangan pekerjaan terbatas, jumlah faktor produksi yang terbatas menyebabkan
produktivitas nasional pun rendah, ketergantungan pada sektor pertanian dan
lain lain. Untuk itu langkah strategis dalam pembangunan sangat diperlukan agar
dapat tercapai cara yang efektif dalam meningkatkan kemajuan dan kualitas
pembangunan di negara berkembang. Selain itu, mempelajari ekonomi pembangunan
sangat bermanfaat dalam membuat keputusan atau menentukan arah kebijakan dalam
pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta di suatu negara. Pada dasarnya tujuan
ekonomi pembangunan adalah dalam rangka menelaah faktor – faktor penyebab tidak
meratanya pembangunan, atau lambatnya pembangunan di negara – negara
berkembang dan setelah itu mengidentifikasi pendekatan yang tepat untuk
mengatasi masalah – masalah yang dihadapi sehingga perkembangan pembangunan
dapat berjalan. Apabila dijabarkan tujuan ekonomi pembangunan, antara lain :
1. Untuk meningkatkan pendapatan perkapita suatu negara
Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk pada
suatu negara dalam jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun). Atau biasa
disebut PDB (produk domestik bruto) perkapita. Pendapatan per kapita menjadi
dasar pengukuran kemakmuran suatu negara. Semakin tinggi pendapatan perkapita
nya maka negara tersebut dikatakan makmur. Masalah pendapatan per kapita yang
rendah merupakan gejala yang biasa dialami negara berkembang. Pembangunan di
bidang yang ekonomi yang baik dapat turut berperan serta memberikan kontribusi
menaikkan tren positif pada pendapatan perkapita.
2. Untuk meningkatkan kapasitas produksi suatu negara
Dengan adanya iklim ekonomi yang baik dan kemajuan di beberapa
sektor maka kemampuan negara untuk mengerahkan faktor-faktor produksinya menghasilkan
produktivitas yang lebih dapat tercapai. Ekonomi pembangunan mendorong
terciptanya proses pembangunan yang berkelanjutan dan stabil, dalam kondisi
seperti itu negara dan perusahaan memiliki kemampuan lebih untuk terus
mengembangkan kualitas dan kuantitas produksinya (baik barang maupun jasa).
Meningkatnya kapasitas produksi juga berhubungan dengan tingkat investasi dan
saving. Sementara saving berhubungan dengan tingkat pendapatan dan konsumsi.
Apabila kapasitas produksi ingin meningkat maka saving harus ditingkatkan pula
demikian juga dengan investasi. Lagi-lagi hal tersebut akan terwujud bila
pertumbuhan ekonomi negara berada pada tingkat yang konstan atau meningkat.
3. Untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan ekonomi adalah dua hal yang
berbeda. Salah satu pembedanya adalah pembangunan ekonomi lebih menekankan pada
pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat sementara
pertumbuhan ekonomi tidak. Pertumbuhan ekonomi adalah proses meningkatnya
produk per kapita dalam jangka panjang sementara pembangunan ekonomi merupakan
serangkaian proses yang berlangsung secara terus menerus untuk meningkatkan
pendapatan per kapita. Pembangunan ekonomi yang baik dan berkelanjutan dapat
meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
4. Menekan tingkat
pengangguran
Pembangunan ekonomi dapat memperluas lapangan pekerjaan sehingga
peluang para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya akan semakin besar.
Pembangunan ekonomi biasanya ditandai dengan maraknya investor menanamkan
modalnya di Indonesia dan pengusaha yang meluaskan bidang usahanya,
menggeliatnya pertumbuhan ekonomi merupakan hal positif yang
dapat menurunkan angka pengangguran.
5. Meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat
Pertumbuhan ekonomi yang baik dapat memicu tingginya konsumsi
masyarakat. Tingginya konsumsi masyarakat merupakan salah satu penanda
masyarakat sejahtera. Selain itu lapangan kerja yang tersedia juga memberikan
kesempatan lebih untuk masyarakat agar meningkatkan taraf hidupnya.
6. Memajukan sektor teknologi dan pendidikan
Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu syarat dasar
terwujudnya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Sementara ekonomi yang
stabil akan terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemajuan di
sektor pendidikan dan inovasi. Hubungan timbal balik antara keduanya tersebut
menjadi salah satu kunci berhasilnya keseimbangan pembangunan ekonomi. Untuk
itu pembangunan ekonomi memberikan indikasi bahwa kemajuan perekonomian tidak
bisa dilepaskan dari dukungan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi,
kuatnya hubungan kausalitas antara iptek dan perkembangan perekonomian serta
pendidikan dapat menjadi motor utama dalam pembangunan ekonomi yang dinamis dan
jangka panjang.
7. Memajukan sektor pertanian dan industri
Majunya sektor teknologi memberikan dampak yang baik untuk
sektor pertanian dan industri. Sektor pertanian dan industri merupakan salah
satu contoh faktor produksi yang berkembang seiring dengan majunya perkembangan
ekonomi dan teknologi. Ekonomi pembangunan merupakan serangkaian proses yang
saling berkaitan, begitu pula dengan peningkatan sektor ilmu pengetahuan dan
teknologi akan mendukung majunya sektor pertanian dan industri.
8. Menciptakan iklim berinvestasi yang baik
Pesatnya pembangunan ekonomi akan meningkatkan kepercayaan
investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Selain itu, meningkatnya
pertumbuhan ekonomi menandakan sektor industri sedang berkembang, sehingga
investor tidak ragu untuk mengembangkan usahanya di Indonesia
Ekonomi Pembangunan merupakan proses yang solutif untuk
membenahi masalah-masalah pembangunan di Indonesia. Karena dari segi
pendidikan, kesehatan, perumahan, angkatan kerja, kependudukan, dan tingkat
kriminalitas, masih banyak hal yang harus dibenahi dan diperbaiki guna
membentuk sistem ekonomi yang stabil. Selain itu, masalah-masalah pembangunan
ekonomi lainnya adalah masalah terkait investasi, ekspor dan impor, saving,
bantuan luar negeri, sektor pertanian atau industri dan sektor pendidikan.
Pengindentifikasian masalah-masalah tersebut menuntun kepada pendekatan yang
baik guna mendorong pertumbuhan ekonomi, yang nantinya akan memperlancar proses
pembangunan ekonomi. Hubungan saling berkesinambungan tersebut membutuhkan
perhatian dan langkah strategis yang jitu guna mencapai hasil yang baik. Selain
itu konsistensi dan evaluasi yang berlangsung terus menerus juga dapat menjadi
salah satu kunci keberhasilan ekonomi pembangunan







0 komentar:
Posting Komentar