Selasa, 13 Juni 2017

10 Tips Memulai Usaha Kecil Dan Meraih Sukses


10 Tips Memulai Usaha Kecil Dan Meraih Sukses

1.Lebih realistis
Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

2.Jangan menginvestasikan uang sendiri
Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

3.Perbudak diri sendiri
Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

4.Hargai waktu
Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

5.Rekrut karyawan dengan baik
Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

6.Jual kelebihannya, bukan harganya
Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

7.Ketahui angka dasar
Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

8.Gunakan teknologi terbaru
Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

9.Perlakukan vendor dengan baik
Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

10.Jadilah yang terbaik
 Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.
Share:

Jasa Cuci Mobil Dan Motor

Jasa Cuci Mobil dan Motor

jasa-cuci-mobil
Ini juga jenis bisnis jasa yang tidak butuh banyak modal. Operasional bulanan hanya digunakan untuk bayar listrik, air, dan karyawan.
Dari sisi bisnis, berikut ini keuntungannya:
  1. Keuntungan Rp5.000 sampai Rp7.000 per motor
  2. Keuntungan Rp10.000 sampai Rp14.000 per mobil
Kalau kamu punya tempat yang strategis, kamu bisa peroleh 40 motor dan 10 mobil per hari. Artinya secara rata-rata kamu akan mendapat profit Rp420.000 per hari atau 12.600.000 per bulan.
Katakanlah untuk membayar 4 karyawan masing-masing Rp1.200.000, air, dan listrik. Total operasional 6 juta. Kamu masih punya untung sekitar 6 juta.

Share:

Membuka Kedai Kopi

Membuka Kedai Kopi

primamoklet.wordpress.com
Kopi merupakan salah satu minuman favorit sebagian besar orang. Baik laki-laki maupun perempuan, remaja hingga dewasa, suka minum kopi.
Terlebih lagi mereka yang suka begadang, kopi merupakan teman setianya. Saat ini kopi sudah berkembang, cara penyajiannya pun beraneka ragam.
Untuk memulai bisnis ini, tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Namun tentu saja itu tergantung seberapa besar usaha yang akan kamu jalani. Selain kopi, kamu juga dapat menambahkan menu lainnya, seperti roti bakar, mie goreng atau makanan lainnya.
Share:

Senin, 12 Juni 2017

8 Tujuan Ekonomi Pembangunan Negara


8 Tujuan Ekonomi Pembangunan Negara
bidang ekonomi, khususnya di negara-negara berkembang dan terbelakang. Sebagaimana diketahui, pembangunan di negara berkembang membutuhkan perhatian tersendiri karena banyak sekali tantangan yang dihadapi. Tantangan yang harus dihadapi bagi negara berkembang antara lain tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, tingkat pengangguran yang tinggi sementara lapangan pekerjaan terbatas, jumlah faktor produksi yang terbatas menyebabkan produktivitas nasional pun rendah, ketergantungan pada sektor pertanian dan lain lain. Untuk itu langkah strategis dalam pembangunan sangat diperlukan agar dapat tercapai cara yang efektif dalam meningkatkan kemajuan dan kualitas pembangunan di negara berkembang. Selain itu, mempelajari ekonomi pembangunan sangat bermanfaat dalam membuat keputusan atau menentukan arah kebijakan dalam pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta di suatu negara. Pada dasarnya tujuan ekonomi pembangunan adalah dalam rangka menelaah faktor – faktor penyebab tidak meratanya  pembangunan, atau lambatnya pembangunan di negara – negara berkembang dan setelah itu mengidentifikasi pendekatan yang tepat untuk mengatasi masalah – masalah yang dihadapi sehingga perkembangan pembangunan dapat berjalan. Apabila dijabarkan tujuan ekonomi pembangunan, antara lain :

1. Untuk meningkatkan pendapatan perkapita suatu negara
Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk pada suatu negara dalam jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun). Atau biasa disebut PDB (produk domestik bruto) perkapita. Pendapatan per kapita menjadi dasar pengukuran kemakmuran suatu negara. Semakin tinggi pendapatan perkapita nya maka negara tersebut dikatakan makmur. Masalah pendapatan per kapita yang rendah merupakan gejala yang biasa dialami negara berkembang. Pembangunan di bidang yang ekonomi yang baik dapat turut berperan serta memberikan kontribusi menaikkan tren positif pada pendapatan perkapita.

2. Untuk meningkatkan kapasitas produksi suatu negara
Dengan adanya iklim ekonomi yang baik dan kemajuan di beberapa sektor maka kemampuan negara untuk mengerahkan faktor-faktor produksinya menghasilkan produktivitas yang lebih dapat tercapai. Ekonomi pembangunan mendorong terciptanya proses pembangunan yang berkelanjutan dan stabil, dalam kondisi seperti itu negara dan perusahaan memiliki kemampuan lebih untuk terus mengembangkan kualitas dan kuantitas produksinya (baik barang maupun jasa). Meningkatnya kapasitas produksi juga berhubungan dengan tingkat investasi dan saving. Sementara saving berhubungan dengan tingkat pendapatan dan konsumsi. Apabila kapasitas produksi ingin meningkat maka saving harus ditingkatkan pula demikian juga dengan investasi. Lagi-lagi hal tersebut akan terwujud bila pertumbuhan ekonomi negara berada pada tingkat yang konstan atau meningkat.

3. Untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan ekonomi adalah dua hal yang berbeda. Salah satu pembedanya adalah pembangunan ekonomi lebih menekankan pada pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat sementara pertumbuhan ekonomi tidak. Pertumbuhan ekonomi adalah proses meningkatnya produk per kapita dalam jangka panjang sementara pembangunan ekonomi merupakan serangkaian proses yang berlangsung secara terus menerus untuk meningkatkan pendapatan per kapita. Pembangunan ekonomi yang baik dan berkelanjutan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

 4. Menekan tingkat pengangguran
Pembangunan ekonomi dapat memperluas lapangan pekerjaan sehingga peluang para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya akan semakin besar. Pembangunan ekonomi biasanya ditandai dengan maraknya investor menanamkan modalnya di Indonesia dan pengusaha yang meluaskan bidang usahanya, menggeliatnya pertumbuhan ekonomi merupakan hal positif yang dapat menurunkan angka pengangguran.

5. Meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat
Pertumbuhan ekonomi yang baik dapat memicu tingginya konsumsi masyarakat. Tingginya konsumsi masyarakat merupakan salah satu penanda masyarakat sejahtera. Selain itu lapangan kerja yang tersedia juga memberikan kesempatan lebih untuk masyarakat agar meningkatkan taraf hidupnya.

6. Memajukan sektor teknologi dan pendidikan
Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu syarat dasar terwujudnya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Sementara ekonomi yang stabil akan terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemajuan di sektor pendidikan dan inovasi. Hubungan timbal balik antara keduanya tersebut menjadi salah satu kunci berhasilnya keseimbangan pembangunan ekonomi. Untuk itu pembangunan ekonomi memberikan indikasi bahwa kemajuan perekonomian tidak bisa dilepaskan dari dukungan oleh  ilmu  pengetahuan dan teknologi, kuatnya hubungan kausalitas antara iptek dan perkembangan perekonomian serta pendidikan dapat menjadi motor utama dalam pembangunan ekonomi yang dinamis dan jangka panjang.

7. Memajukan sektor pertanian dan industri
Majunya sektor teknologi memberikan dampak yang baik untuk sektor pertanian dan industri. Sektor pertanian dan industri merupakan salah satu contoh faktor produksi yang berkembang seiring dengan majunya perkembangan ekonomi dan teknologi. Ekonomi pembangunan merupakan serangkaian proses yang saling berkaitan, begitu pula dengan peningkatan sektor ilmu pengetahuan dan teknologi akan mendukung majunya sektor pertanian dan industri.

8. Menciptakan iklim berinvestasi yang baik
Pesatnya pembangunan ekonomi akan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Selain itu, meningkatnya pertumbuhan ekonomi menandakan sektor industri sedang berkembang, sehingga investor tidak ragu untuk mengembangkan usahanya di Indonesia
Ekonomi Pembangunan merupakan proses yang solutif untuk membenahi masalah-masalah pembangunan di Indonesia. Karena dari segi pendidikan, kesehatan, perumahan, angkatan kerja, kependudukan, dan tingkat kriminalitas, masih banyak hal yang harus dibenahi dan diperbaiki guna membentuk sistem ekonomi yang stabil. Selain itu, masalah-masalah pembangunan ekonomi lainnya adalah masalah terkait investasi, ekspor dan impor, saving, bantuan luar negeri, sektor pertanian atau industri dan sektor pendidikan. Pengindentifikasian masalah-masalah tersebut menuntun kepada pendekatan yang baik guna mendorong pertumbuhan ekonomi, yang nantinya akan memperlancar proses pembangunan ekonomi. Hubungan saling berkesinambungan tersebut membutuhkan perhatian dan langkah strategis yang jitu guna mencapai hasil yang baik. Selain itu konsistensi dan evaluasi yang berlangsung terus menerus juga dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan ekonomi pembangunan
Share:

Sejarah Ekonomi Mikro Dan Makro


Sejarah Ekonomi Mikro Dan Makro
 Ilmu ekonomi lahir karena adanya kelangkaan, dimana kebutuhan tidak dapat dicukupi oleh sumberdaya yang ada. Upaya untuk memenuhi kelangkaan tersebut mendorong munculnya benturan kepentingan antara pelakunya, hal ini karena pada dasarnya manusia itu serakah, ingin memiliki lebih dari yang lain atau dalam bahasa ekonomi disebut profit. Para pelaku ekonomi ntah itu individu, perusahaan maupun pemerintah pada prinsipnya menginginkan hal yang sama, yaitu keuntungan. Nama dan jenis keuntungan ini kemudian dibedakan menjadi gaji/upah, bunga, dividen, sewa dan pajak sesuai dengan pelaku yang memperolehnya. Pertarungan (perilaku) pelaku-pelaku dalam upaya mencukupi kelangkaan yang ada dan profit yang ingin didapatkan serta pengaruhnya masing-masing adalah tema yang dipelajari oleh ilmu ekonomi. Kemudian pada perkembangannya kita mengenal pembedaan Ekonomi Mikro dan Makro. Pembedaan ini didasarkan pada penekanan tema pembahasan oleh para pakar ekonomi. Kelompok ekonomi mikro menekankan analisisnya pada prilaku individu seperti perusahaan (produsen), tenaga kerja dan konsumen dalam konteks yang lebih terbatas (industri). Sedangkan kelompok ekonomi makro, fokusnya adalah bagaimana prilaku para agen ekonomi dalam konteks agregat (keseluruhan). Hal lain yang membedakan kedua teori ini adalah penggunaan asumsi-asumsi. Teori Ekonomi Mikro (Teori Ekonomi Klasik) memiliki asumsi bahwa struktur pasar merupakan persaingan sempurna, informasi bersifat sempurna dan simetris, input dan output adalah homogen, para pelaku ekonomi bersifat rasional dan bertujuan memaksimumkan keuntungan. Kemudian, teori ini juga berasumsi bahwa proses penyesuaian lewat mekanisme pasar dapat tercapai seketika itu juga serta uang hanya berfungsi sebagai alat transaksi. Teori Klasik menekankan masalah ekonomi pada sisi penawaran saja. Paham klasik ini dipelopori oleh Adam Smith (1723-1790) melalui bukunya An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (1776) yang diikuti oleh beberapa ekonom antara lain Jean Baptiste Say (1767-1832) yang dikenal dengan Say’s Law : “…supply creates it’s own demand…” dalam bukunya A Treatise on Political Economy (1803) hingga ekonom A.C.Pigou (1877-1959) Sementara itu Teori Ekonomi Makro lahir sebagai kritik terhadap teori ekonomi klasik akibat terjadinya Great Depression pada periode 1929-1933. Kelompok ini dipeloporin oleh John Maynard Keynes seorang ekonom Inggris melalui bukunya The General Theory of Employment, Interest and Money (1936). Kaum Keynesian berpandangan bahwa struktur pasar cenderung monopolistik, informasi tidak sempurna dan asimetris. Sementara itu input dan output yang dipertukarkan juga heterogen. Uang pun tidak hanya dipandang sebagai alat transaksi belaka namun juga sebagai penyimpan nilai yang memungkinkan uang digunakan sebagai alat untuk memperolehkeuntungan melalui tindakan spekulasi. Dari asumsi-asumsi ini, Keynesian berpendapat bahwa peranan pemerintah dibutuhkan dalam mengelola perekonomian melalui instrument kebijakan fiskal dan moneter. Berdasarkan pemahamannya, maka cara paling mudah untuk melihat apakah sebuah model ekonomi merupakan model Klasik atau model Keynesian dapat dilihat dari asumsi yang digunakan oleh model tersebut terhadap pasar dan uang. Bila pasar diasumsikan berstruktur persaingan sempurna sehingga intervensi pemerintah hampir tidak dibutuhkan, dan uang bersifat netral maka dapat disimpulkan model tersebut adalah model klasik. Sebaliknya bila pasar diasumsikan berstruktur bukan persaingan sempurna, uang tidak netral dan campur tangan pemerintah dibutuhkan dalam perekonomian maka model tersebut adalah model Keynesian
Share:

Sejarah Pemikiran Ekonomi


Sejarah pemikiran ekonomi mengacu pada berbagai pemikir dan teori tentang hal-hal yang kelak menjadi ekonomi politikdan ekonomi dari dunia kuno sampai dunia saat ini. Studi ini mencakup banyak sekolah pemikiran ekonomi yang berbeda-beda. Filsuf Yunani seperti Aristoteles membahas pemikiran tentang "seni" memperoleh kekayaan dan mempertanyakan apakah properti sebaiknya berada dalam kepemilikan swasta atau umum. Pada abad pertengahan, cendekiawan Thomas Aquinas menyatakan adalah suatu kewajiban moral bisnis untuk menjual barang-barang dengan harga wajar.
Filsuf Britania, Adam Smith, sering disebut-sebut sebagai bapak ekonomi modern karena treatise-nya The Wealth of Nations(1776). Pemikirannya dibuat berdasarkan berbagai karya dari pendahulunya pada abad ke-18, terutama pada fisiokrat. Bukunya muncul pada malam Revolusi Industri dengan perubahan-perubahan besar dalam dunia ekonomi. Penerus Smith meliputi para pakar ekonomi klasik seperti Rev. Thomas Malthus, Jean-Baptiste Say, David Ricardo, dan John Stuart Mill. Mereka menguji cara kelas bawah, kapitalis dan buruh memproduksi dan mendistribusikan penghasilan negara dan mengujiefek populasi dan perdagangan internasional. Di London, Karl Marx mengkritik sistem kapitalis yang ia anggap eksploitatif dan mengasingkan pihak lain. Sejak 1870, ekonomi neoklasik berusaha menciptakan bidang studi yang lebih positif, matematis dan ilmiah daripada politik normatif.
Setelah peperangan pada awal abad ke-20, John Maynard Keynes memimpin reaksi melawan abstensi pemerintahan dari urusan-urusan ekonomi dan menganjurkan kebijakan fiskal intervensionis untuk mendorong permintaan dan pertumbuhan ekonomi. Dengan dunia dibagi antara dunia pertama yang kapitalis, dunia kedua yang komunis, dan dunia ketiga yang miskin,konsensus pascaperang mulai hilang. Para ahli seperti Milton Friedman dan Friedrich von Hayek memperingatkan The Road to Serfdom dan sosialisme serta memfokuskan teori mereka terhadap hal-hal yang dapat diperoleh melalui kebijakan moneter dan deregulasi yang lebih baik. Karena kebijakan Keynesian gagal pada 1970-an, muncullah kelompok Klasik Baru, dengan pencetus teori utama seperti Robert Lucas dan Edward Prescott. Kebijakan ekonomi pemerintah sejak 1980-an ditantang danpakar ekonomi pembangunan seperti Amartya Sen dan pakar ekonomi informasi seperti Joseph Stiglitz memperkenalkan ide-ide baru terhadap pemikiran ekonomi pada abad ke-21
Share:

empat motivasi sukses dalam menjalankan bisnis yang perlu Anda terapkan dari sekarang


 Empat motivasi sukses dalam menjalankan bisnis yang perlu Anda terapkan dari sekarang.
1.Tanamkan keinginan kuat untuk menambah pengetahuan dan kemampuan
. Salah satu motivasi yang paling dibutuhkan pelaku usaha adalah keinginannya untuk terus belajar dan menambah keterampilan. Seperti kita ketahui bersama, motivasi belajar menjadi modal awal bagi para pengusaha untuk mengembangkan raksasa bisnisnya. Karena itu, belajarlah dari orang-orang sukses di sekitar Anda, belajarlah dari kegagalan yang pernah Anda alami, dan belajarlah dari sumber ilmu yang tersedia di seluruh belahan dunia.
2.Berani mengubah tantangan menjadi sebuah peluang. Jika sebagian orang menghindari sebuah resiko, maka lain halnya dengan para pengusaha yang memandang sebuah resiko sebagai peluang baru. Tidaklah heran bila selama ini banyak pelaku usaha yang sukses menemukan ide bisnis baru dari permasalahan kecil yang mereka hadapi setiap harinya. Misalnya saja seperti peluang bisnis jasa laundry yang diangkat dari permasalahan masyarakat di daerah perkotaan yang cenderung memiliki tingkat kesibukan cukup tinggi, sehingga mereka membutuhkan jasa cuci atau laundry sebagai solusi untuk mempermudah rutinitas mereka sehari-hari.
3.Berusaha menjadi nomor satu.
 Sebagai seorang pelaku usaha, pastinya Anda dituntut untuk siap bersaing dan berusaha menduduki posisi pertama di setiap kesempatan. Dengan dorongan tersebut, para pelaku usaha termotivasi untuk terus berprestasi, meningkatkan produktifitasnya dan menciptakan inovasi baru untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin hari semakin sengit.
4.Tebal muka dan bermental baja.
 Tak jarang para pelaku usaha harus banting tulang dan bekerja keras untuk merintis sebuah usaha. Bahkan terkadang mereka harus turun langsung ke lapangan untuk menawarkan produk-produk unggulannya dari satu rumah ke rumah konsumen lainnya. Kondisi inilah yang menuntut para pelaku usaha untuk memiliki mental baja dan tidak mudah menyerah dengan kendala yang menghadang di tengah jalannya usaha
Share:
Powered By Blogger
Sasuke's Mangekyō Sharingan

BTemplates.com

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

10 Tips Memulai Usaha Kecil Dan Meraih Sukses

10 Tips Memulai Usaha Kecil Dan Meraih Sukses 1.Lebih realistis Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh su...